Polantas Tak Bisa Akses E-TLE Depan Unpad, Camat Tak Tahu itu Aktif atau Tidak

Pangdam depan Unpad, tempat melipir para oknum pelanggar yang langkahi e-TLE. (Dok. dJ/Raffael Nadhef)

Kamera Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang ada di jalan depan Unpad sejak tahun lalu ternyata takbisa diakses oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polsek Jatinangor, pihak yang paling dekat dan beroperasi di wilayah itu. Sampai ke perangkat daerah, bahkan Camat Jatinangor Endang Rohmayudi mengaku tak tahu apakah kamera itu benar-benar aktif menilang atau tidak.

“Dari kita nggak ada akses. Aku nggak bisa, cuma Dirlantas (Direktorat Lalu Lintas),” kata Panit II Lantas Polsek Jatinangor Dadang Gumilar saat ditemui dJatinangor di pos lantasnya, Jumat (18/9/2026).

Dadang menjelaskan, meski kamera e-TLE itu dipasang di wilayah Polsek Jatinangor, kendali operasional dan akses datanya ada di tingkat Polres Sumedang. Sedang proses pemasangannya sendiri, itu kebijakan dari tingkat Markas Besar (Mabes) Polri.

“Yang pasangnya mah itu dari Mabes. Tapi kalau yang operasinya ke Polres,” ujar Dadang.

Dengan skema ini, Polres Sumedang punya akses penuh untuk mantau jumlah pelanggar yang terekam kamera, sedang Polsek Jatinangor di lapangan tak punya kewenangan maupun akses terhadapnya.

Camat Mengaku Tak Tahu Status Aktif Kamera

Ketidaktahuan serupa juga diungkapkan Camat Jatinangor Endang Rohmayudi, yang justru jadi salah satu pihak yang mendorong pemasangan e-TLE itu kepada Bupati Sumedang usai kecelakaan yang menewaskan mahasiswa ITB di titik yang sama tahun lalu. Namun hingga kini, Endang mengaku tak tahu persis apakah kamera itu sudah benar-benar beroperasi menilang.

“Saya nggak tahu, e-TLE itu sudah beroperasi atau belum. … Yang pencet aktif-tidaknya mah Dirlantas,” kata Endang ditemui dJatinangor di Kantor Kecamatan Jatinangor, Jumat (18/9).

Ia menambahkan, jika ada indikasi sejumlah pelanggar yang menerima panggilan tilang dari sistem itu, mekanismenya bersifat tertutup sehingga publik maupun dirinya sendiri selaku camat tak bisa memastikan.

“Tapi kan itu mesti silent. Kita juga nggak tahu, ya. Kalau tiba-tiba saya pulang ke rumah, tiba-tiba ada panggilan melanggar, saya nggak pakai sabuk misalkan, kan orang lain nggak tahu saya ditilang,” ujarnya, menggambarkan cara kerja tilang elektronik yang notifikasinya privat.

Hanya Empat Anggota untuk Seluruh Jatinangor

Di luar persoalan akses data, Dadang juga mengungkapkan keterbatasan jumlah anggota Satlantas Polsek Jatinangor yang menjaga seluruh wilayah itu, termasuk ruas jalan rawan kecelakaan di sekitar kampus Unpad.

“Anggotanya juga tiap hari piket sekali, satu orang anggota. Di sini ada empat orang anggota sama saya. Kebayang di Jatinangor segini, gitu, hanya sama anggota satu orang.”

Keterbatasan ini, katanya, bikin penanganan kecelakaan tengah malam sekalipun harus ditangani sendirian oleh satu petugas yang sedang piket. Apalagi pihaknya hanya mampu melakukan penanganan awal untuk kasus kecelakaan misal di dalam area kampus, sebab kewenangan utamanya ada pada pihak keamanan internal Unpad.

Posisi Kamera yang Tak Efektif

Dadang turut menanggapi kritik soal posisi e-TLE yang dinilai kurang efektif sebab pelanggar seperti yang tak pakai helm masih bisa melipir lewat jalur pangkalan Damri yang tak terjangkau kamera. Menurutnya, ada pertimbangan di balik penempatan itu: keamanan perangkat itu sendiri.

“Nah, tetep aja ada yang melipir (ke jalur Damri). … Iya, bisa jadi posisinya yang kurang tepat. Tapi bukan cuma gitu, kalau (dipasang) di tempat sepi, bakalan ada yang ngerusak, apalagi itu teh pendek kan kotaknya,” katanya, mencontohkan kemungkinan kerusakan alat jika ditempatkan di titik yang minim pengawasan langsung.

Meski demikian, Dadang tak menutup kemungkinan ada evaluasi reposisi kamera ke depannya, dengan catatan usulan itu harus lewat Polres Sumedang selaku pengendali operasional.

“Bisa aja, misal nanti ada wawancara ke Polres Sumedang, bisa aja ada rekomendasi pindahin.”

Penulis: Raffael Nadhef
Reporter: Raffael Nadhef, Yovi Maribeth

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *