Serba-Serbi Diet yang Banyak Dipercaya Orang, Fakta atau Hoax?

Apabila ingin mempunyai bentuk tubuh yang langsing, biasanya orang-orang akan melakukan diet yang ketat. Maka dari itu, dari seluruh pelosok negara, terdapat banyak metode diet yang dipercaya orang-orang untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan.

Saking banyaknya, tidak jarang terdapat metode diet yang malah tidak benar dan merusak kesehatan. Misalnya ada metode diet vegetarian yang melarang konsumsi daging sama sekali, padahal protein dari daging sangat diperlukan oleh tubuh manusia.

Oleh sebab itu, apabila akan memutuskan untuk berdiet, maka harus bijak dalam memilih metode diet terbaik untuk tubuh. Jangan sampai diet yang dipilih justru menimbulkan kesengsaraan namun berat badan tak kunjung turun.

Sebab, akhir-akhir ini beredar serba-serbi diet yang berkembang di masyarakat. Serba-serbi diet ini dipercaya oleh banyak orang, padahal belum terbukti kebenarannya.

Berikut serba-serbi diet yang dipercaya oleh banyak orang, cek kebenarannya apakah fakta atau hoax.

Fakta dan Hoax Tentang Diet

1. Tubuh Gemuk Minum Air Putih Dingin (HOAX)

Pernah dengar isu yang mengatakan kalau kebiasaan minum air dingin bisa bikin berat badan naik? Katanya, air dingin bisa membekukan lemak di dalam tubuh sehingga tubuh jadi lebih mudah gemuk. Namun isu yang beredar tersebut adalah hoax yang terlanjur dipercaya orang banyak.

Faktanya, penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism menyebutkan bahwa air mineral yang dimunum setiap harinya memiliki nol kalori, sehingga tidak mungkin air minum yang didinginkan atau menggunakan es bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Bahkan minum air dingin justru dapat membantu kita menurunkan berat badan.

Air dingn bisa membantu menurunkan berat badan karena air dingin bisa meningkatkan metabolisme. Ketika air dingin masuk ke tubuh, dibutuhkan energi untuk menghasilkan panas demi menyeimbangkan suhu air sebelum masuk ke sistem inti tubuh. Untuk menghasilkan energi, karbohidrat dan lemak pun dibakar sehingga tubuh justru bisa jadi lebih kurus.

2. Diet Tanpa Olahraga Mustahil (FAKTA)

Apabila terdapat kabar yang menjanjikan bahwa berat badan bisa turun tanpa adanya olahraga, maka jangan dipercaya dan sebisa mungkin untuk tidak terkecoh. Faktanya, diet tidak akan sukses tanpa olahraga. Mungkin berat badan memang bisa turun, namun hal itu tidak akan bertahan lama.

Yang akan terjadi apabila diet tanpa olahraga hanya akan menyebabkan efek seperti mainan yoyo. Seperti namanya, efek yoyo menandakan kondisi naik turun berat badan, seperti saat kita memainkan yoyo. Makna dari efek yoyo sendiri adalah berat badan memang akan turun sesaat, namun akan kembali lagi jika tidak dibarengi dengan olahraga.

3. Makan di Atas Pukul 18:00 Bikin Berat Badan Naik (HOAX)

Kabar yang satu ini tentunya sudah banyak terdengar semua orang. Dengan adanya kabar ini, semua orang yang tengah diet disarankan untuk tidak lagi makan di atas pukul 18:00. Saran tersebut diberikan dengan alasan jam makan ini terlalu dekat dengan waktu tidur sehingga kalori dari makan tidak akan terbakar dan berakhir menjadi lemak dalam  tuhuh.

Tetapi, kabar ini dibantah keberadaannya oleh Susan Kraus, ahli diet klinis di Hackensack University Medical Center di New Jersey. “Masalahnya terletak pada apa dan berapa banyak yang Anda makan, bukan waktu makannya” kata Kraus.

Jadi, apabila terasa ingin makan di malam hari, sadari dulu apa dan seberapa banyak yang akan kita makan. Sebaiknya, pilihlah makanan sehat dan kaya nutrisi. Menurut Kraus, kalau pilihan makanannya tepat, makan di malam hari justru bikin tidur lebih nyenyak, membantu metabolisme hingga menimbulkan rasa kenyang di pagi hari. Lagipula, siapa yang bisa tidur dengan perut keroncongan, kan.

4. Jangan Diet Jika Masih Makan dan Minum yang Manis (FAKTA)

Setiap orang yang tengah menjalani diet selalu saja disarankan untuk menghindari minuman manis. Faktanya, saran tersebut memang wajib kita ikuti. Minuman manis cenderung punya kalori yang sangat tinggi namun tidak membuat tubuh kenyang. Akibatnya, kalori yang masuk banyak, tapi tubuh tetap kelaparan.

Bahkan, Karen Ansel, penulis buku “Healing Superfoods for Anti-Aging: Staying Younger, Live Longer”, betul-betul melarang konsumsi minuman manis selama diet. “Kelihatannya mungkin ringan, tetapi tambahan gula dalam es teh atau teh kemasan sangat banyak. Yang lebih parah adalah teh kemasan karena kalorinya bisa mencapai 175 hanya dalam satu botol teh, dan itu sama saja dengan 11 sendok teh gula,” terang Karen.

5. Ngemil Penyebab Tubuh Gemuk (HOAX)

Serba-serbi diet terakhir ini paling banyak mengecoh orang yang sedang berdiet. Kebanyakan dari mereka memang percaya kalau tidak ngemil, tubuh bisa langsung kurus. Pasalnya, ngemil sering dikambing hitamkan jadi penyebab berat badan tak terkontrol. Nyatanya, menjadi kurus tidak semudah hanya menghindari camilan. Ada banyak faktor lain mulai dari pola makan, asupan karbohidrat sampai olahraga.

Lagipula, pilihan camilan yang tepat justru bisa membuat berat badan kita turun. Hal itu bisa terjadi karena ngemil bisa membuat kita kenyang sepanjang hari sehingga membatasi keinginan untuk makan banyak saat waktu makan.

Penulis : Riski Ismail Hidayat

Editor : Yaser Fahrizal Damar Utama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *