home Headlines, Kampus Soal Pencairan Dana Kegiatan Mahasiswa, Warek: Kami Ingin Memfasilitasi, Bukan Memberi Uang

Soal Pencairan Dana Kegiatan Mahasiswa, Warek: Kami Ingin Memfasilitasi, Bukan Memberi Uang

facebooktwittergoogle_plusmailfacebooktwittergoogle_plusmail
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Universitas Padjadjaran, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita (kiri), memberikan tanggapan dalam forum audiensi pihak mahasiswa dengan pihak rektorat yang dilakukan di Bale Rucita Unpad, Jatinangor, pada Senin (20/3). Foto oleh: Muhammad Ryo Arbani.

JATINANGOR – Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Wakil Rektor (Warek) Bidang Keuangan dan Sumber Daya Universitas Padjadjaran (Unpad), turut menghadiri forum audiensi mahasiswa Unpad dengan pihak rektorat yang membahas soal kejelasan pencairan dana untuk kegiatan mahasiswa, di Bale Rucita Unpad, Jatinangor, Senin (20/3).

Dalam audiensi ini, Arief memberi tanggapannya terkait tuntutan mahasiswa yang menuntut pencairan dana untuk setiap kegiatan kemahasiswaan berupa 100% uang tunai. “Kami di sini ingin memfasilitasi kegiatan, bukan memberi uang tunai. Pertanyaannya kan ‘Apakah Anda terfasilitasi atau tidak?’ bukan ‘Apakah Anda punya uang atau tidak?’,” ujarnya di hadapan sejumlah mahasiswa yang merupakan perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa di Unpad.

Meski demikian, Arief juga menjelaskan bukan berarti keputusan itu bersifat kaku, “Kami tetap fleksibel. Kalau memang ada barang yang tidak bisa kami sediakan, kami bisa berikan uang tunai,” jelasnya.

Seperti yang telah diketahui dalam Rancangan Anggaran Biaya Kegiatan Mahasiswa Unpad tahun ini, pengalokasian dana dari pihak rektorat memang tidak sepenuhnya berupa uang tunai, ada pula bantuan penyediaan barang.

Namun, kebijakan penyediaan barang seperti itu dianggap tidak efisien oleh pihak mahasiswa sebab dalam pelaksanaannya sejauh ini sudah bermasalah. Seperti yang dialami oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keperawatan, mereka menerima barang yang tidak sesuai dengan apa yang telah diajukan pada proposal.

Adapun, berikut terlampir nota kesepahaman dari forum tersebut:

(Gerhan Zinadine Ahmad)

Editor: Lia Elita

The following two tabs change content below.