Women’s March 2020 Bandung: Hidup Perempuan yang Melawan!


Peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) yang jatuh pada tanggal 8 Maret kembali diperingati dengan aksi Women’s March di berbagai kota, termasuk Bandung.


Women’s March Bandung dimulai dengan pawai dari titik kumpul di Taman Kubus ITB menuju ke depan Gedung Sate. Massa yang berjumlah lebih dari 100 orang mulai bergerak pukul 10.00 WIB.


Massa yang berkumpul di depan Gedung Sate kemudian melakukan orasi secara bergantian. Terdapat perwakilan dari mahasiswa, serikat buruh, komunitas, serta individu-individu lain yang menyuarakan aspirasinya.


Women’s March tahun ini dihelat oleh Kumpulan Wanoja Ngalawan (KAWAN). Kawan sendiri terdiri atas komunitas, individu serta non-governmental organization (NGO) yang memiliki kaitan dengan isu perempuan dan hak asasi manusia seperti Walhi, ARC, komunitas feminis, LBH, dan pelajar.

Sasa, Humas Women’s March 2020, menyatakan bahwa persiapan untuk melakukan Women’s March sudah dilakukan sejak bulan februari awal.

Pada gerakan tahun ini, KAWAN membawakan beberapa tuntutan seperti tolak omnibus law, tolak RUU Ketahanan Keluarga, pecat dosen dan akademisi cabul dari kampus, tarik militer dari Papua, tolak sunat untuk perempuan, dan masih banyak lagi.

Aksi ditutup pada pukul 13.30 WIB dengan melakukan tarian berjudul “Break the Chain”. Tarian ini merupakan sebuah kampanye untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kasus kekerasan yang menimpa perempuan.

Foto: Fariza Rizky
Teks: Putri Shaina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *